Analisis Efisiensi Klub Premier League Musim 2023/2024 Menggunakan Metode Data Envelopment Analysis (DEA)

Nicholas Revalino Yovanka(1*), Y. Sri Susilo(2), Mario Rosario Wisnu Aji(3),

(1) Atma Jaya University
(2) Atma Jaya University
(3) Atma Jaya University
(*) Corresponding Author

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi klub Premier League Inggris musim 2023/2024 menggunakan metode Data Envelopment Analysis (DEA). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan 20 klub Premier League sebagai Decision Making Unit (DMU). Model DEA yang diterapkan adalah Variable Returns to Scale (VRS) berorientasi output, dengan variabel input berupa wage costs dan amortisation, serta variabel output berupa total revenue dan poin liga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 7 klub (35%) mencapai efisiensi teknis penuh, sedangkan klub lainnya masih memiliki peluang untuk meningkatkan efisiensi melalui optimalisasi pemanfaatan sumber daya. Temuan penelitian menunjukkan bahwa besarnya pengeluaran untuk gaji dan transfer pemain tidak secara otomatis menghasilkan efisiensi yang tinggi. Efisiensi lebih ditentukan oleh kemampuan klub dalam mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki untuk menghasilkan pendapatan serta meningkatkan performa kompetitif di liga. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi manajemen klub dalam merumuskan strategi pengelolaan keuangan yang lebih efektif dan berkelanjutan. 

Keywords


Data Envelopment Analysis (DEA); efisiensi keuangan; klub sepak bola; Premier League; efisiensi teknis

Full Text:

PDF

References


Deloitte Sports Business Group. (2025). Taking the corner: Annual Review of Football Finance 2025. Dubai: Deloitte Sports Business Group. Annual Review of Football Finance 2025 | Deloitte Global

Farrell, M. J. (1957). The measurement of productive efficiency. Journal of the Royal Statistical Society: Series A (General), 120(3), 253–290.

Mulyadi, J. M. V. (2020). Webinar analisis efisiensi perusahaan dengan DEA. CAPACITAREA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Pancasila, 1(2), 80–87.

https://doi.org/10.30874/capacitarea.2020.2

Nizar, N. I., & Nazir, A. (2020). Faktor human capital pada pertumbuhan ekonomi kreatif (studi kasus lima provinsi di Indonesia). Jurnal Mandiri: Ilmu Pengetahuan, Seni, dan Teknologi, 52–65. https://doi.org/10.33753/mandiri.v4i1.103

Panwar, A., Olfati, M., & Pant, M. (2022). A review on the 40 years of existence of Data Envelopment Analysis models: Historic development and current trends. Archives of Computational Methods in Engineering, 29, 5397–5426. https://doi.org/10.1007/s11831-022-09770-3

Prinz, A., & Thiem, S. (2021). Value-maximizing football clubs. Scottish Journal of Political Economy, 68(5), 605–622. https://doi.org/10.1111/sjpe.12282

Yuliadi, I. (2014). Potensi pembangunan masyarakat pesisir selatan DIY: Masalah dan tantangannya. Inferensi: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, 8(2), 479–500. https://doi.org/10.18326/infsl3.v8i2.479-500




DOI: https://doi.org/10.24071/exero.v8i2.14818

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 EXERO : Journal of Research in Business and Economics