Kohesi Kepemimpinan Daud dan Kejatuhannya: Analisis Naratif-Teologis Berdasarkan 2 Samuel 11

Sumbu Surgia Pabendan(1*), Agus Suhariono(2),

(1) Sekolah Tinggi Teologi Anugerah Indonesia Surabaya
(2) Sekolah Tinggi Teologi Anugerah Indonesia Surabaya
(*) Corresponding Author

Abstract


This article analyzes the process of David's moral downfall in 2 Samuel 11 from a leadership theology perspective. Unlike previous studies that tend to emphasize sexual ethics or the narrative structure of the text, this study focuses on the dimensions of leadership negligence and spiritual vigilance degradation that preceded David's sinful actions. Using a qualitative approach with a theological-narrative analysis method, this study traces the stages of David's downfall: (1) negligence of leadership responsibilities (2 Sam 11:1), (2) progressive moral degradation (11:2-5), (3) abuse of power (11:6-27), to (4) divine judgment on his actions (12:1-14). The findings show that prosperity and consolidation of power without consistent spiritual vigilance pose a serious threat to the integrity of spiritual leadership. David's story confirms that the legitimacy of spiritual leadership is not determined by success or position, but by faithfulness before God. Practical implications for church leadership and Christian ministry today are also discussed.

Abstrak

Artikel ini menganalisis proses kejatuhan moral Daud dalam 2 Samuel 11 dari perspektif teologi kepemimpinan. Berbeda dengan studi-studi sebelumnya yang cenderung menekankan aspek etika seksual atau struktur naratif teks, penelitian ini fokus pada dimensi kelalaian kepemimpinan dan degradasi vigilansi spiritual yang mendahului tindakan dosa Daud. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis naratif-teologis, penelitian ini menelusuri tahapan kejatuhan Daud: (1) kelalaian terhadap tanggung jawab kepemimpinan (2 Sam 11:1), (2) degradasi moral yang progresif (11:2-5), (3) penyalahgunaan kekuasaan (11:6-27), hingga (4) penilaian ilahi atas tindakannya (12:1-14). Temuan menunjukkan bahwa kemakmuran dan konsolidasi kekuasaan tanpa disertai vigilansi spiritual yang konsisten merupakan ancaman serius bagi integritas kepemimpinan rohani. Kisah Daud menegaskan bahwa legitimasi kepemimpinan rohani tidak ditentukan oleh keberhasilan atau posisi, melainkan oleh kesetiaan hidup di hadapan Allah. Implikasi praktis bagi kepemimpinan gereja dan pelayanan Kristen masa kini juga dibahas.


Keywords


David’s Leadership, Comfort Zone, Moral Failure, Spiritual Leadership, Old Testament Theology

References


A.A. Sitompul, Gereja dan Tanggung Jawab Sosial (Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2010), 97–

Abineno, J.L.Ch., Tafsiran Alkitab: Kitab Samuel (Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2011), 139– 141.

Alter, Robert. The David Story: A Translation with Commentary of 1 and 2 Samuel (New York: W. W. Norton, 1999), 250–251.

Barclay, William, Pemahaman Alkitab Sehari-hari: Perjanjian Lama, terj. Indonesia (Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2008), 121–123.

Budijanto, Bambang, “Kepemimpinan Kristen dan Bahaya Zona Nyaman,” Jurnal Veritas 14, no. 2 (2013): 187–189. de Jonge, Christiaan, Apa itu Teologi Perjanjian Lama?, terj. Indonesia (Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2011), 102–104.

Brueggemann, Walter. First and Second Samuel, Interpretation: A Bible Commentary for Teaching and Preaching (Louisville: Westminster John Knox Press, 1990)

Fokkelman, J. P. Narrative Art and Poetry in the Books of Samuel, vol. 1, King David (II Sam. 9–20 & I Kings 1–2) (Assen: Van Gorcum, 1981), 49–51

Gerrit Singgih, Emanuel, Narasi dan Iman Perjanjian Lama (Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2008), 155–157.

Hutagalung, John, Etika Kristen dalam Kepemimpinan (Medan: Mitra, 2015), 104–106.

Intan, Benyamin F., “Kepemimpinan Kristen dan Tanggung Jawab Moral,” Jurnal Veritas 18, no. 2 (2017): 211–213.

Ismail, Andar, Pemimpin yang Melayani (Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2009), 78–80.

Kinasih, Esther, “Etika Kekuasaan dalam Kepemimpinan Kristen,” Jurnal Teologi Praktika 6, no. 1 (2019): 52–54.

Kristianto, Paulus Eko, “Dimensi Teologis Akuntabilitas Pemimpin Kristen,” Jurnal Teologi Praktika 8, no. 2 (2021): 134–136.

Longman III, Tremper, Membaca Alkitab Secara Teologis, terj. Indonesia (Malang: Literatur SAAT, 2018), 164–165.

Moleong, Lexy J., Metodologi Penelitian Kualitatif (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2017),6-

Nainggolan, Marianus, “Kepemimpinan dalam Perspektif Perjanjian Lama,” Jurnal Teologi Kontekstual 9, no. 1 (2016): 22–24.

Natar, Asnath Niwa, “Krisis Kepemimpinan Gereja di Era Modern,” Jurnal Teologi Praktis 10, no. 1 (2019): 15–17.

Nugroho, Wahyu, Kepemimpinan dan Etika Kekuasaan (Jakarta: Kanisius, 2016), 133–135.

Osborne, Grant R. Spiral Hermeneutika: Pengantar Komprehensif bagi Penafsiran Alkitab, terj. Hartati Mulyani Notoprodjo (Surabaya: Momentum, 2012), 234–46; Richard L. Pratt Jr., He Gave Us Stories: Pedoman bagi Penafsiran Narasi Alkitab, terj. Hartati Mulyani Notoprodjo, ed. Jeane Ch. Obadja (Surabaya: Momentum Christian Literature, 2021), 23–45.

Panggabean, Rudolf, Spiritualitas dan Kepemimpinan Kristen (Bandung: Kalam Hidup, 2012), 121–123.

Pasaribu, Marulak, “Kesetiaan Uria sebagai Kritik Naratif terhadap Kepemimpinan Daud,” Jurnal Teologi Biblika 7, no. 1 (2018): 41–43.

Purnomo, Edy, Teologi Pastoral Kontemporer (Yogyakarta: Kanisius, 2015), 96–98.

Ronda, Daniel, Kepemimpinan Kristen yang Berkarakter (Yogyakarta: Andi, 2011), 89–91.

Siahaan, Jonar T.H., Spiritual Leadership (Yogyakarta: Andi, 2018), 123–125.

Sihotang, H., “Akuntabilitas dalam Kepemimpinan Kristen,” Jurnal Transformasi 5, no. 2 (2020): 88–90.

Simanjuntak, Julianto, Pemimpin yang Tangguh dan Berkarakter (Jakarta: Gramedia, 2014), 56–58.

Singgih, E.G., Teologi Kontekstual di Indonesia (Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2000), 211– 213.

Soedarmo, R., Ikhtisar Dogmatika (Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2010), 201–203.

Subandrijo, Bambang, “Dosa dan Tanggung Jawab Pemimpin dalam Perspektif Alkitab,” Jurnal Teologi Indonesia 4, no. 2 (2017): 143–145.

Suardana, I Made, Keadilan dan Kasih Allah dalam Perjanjian Lama (Denpasar: STT Aletheia Press, 2013), 88–90.

Sudarmanto, Gunaryo, Teologi Kepemimpinan dalam Perjanjian Lama (Yogyakarta: Andi, 2014), 67–69.

Sutoyo, Daniel, “Kepemimpinan Kristen dan Bahaya Penyalahgunaan Kekuasaan,” Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 5, no. 2 (2018): 45–47.

Tandiassa, Samuel, Etika Kepemimpinan dalam Perspektif Alkitab (Makassar: Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia, 2015), 156–158.

Tomatala, Yakob, Kepemimpinan yang Dinamis (Jakarta: YT Leadership Foundation, 2010), 112–114.




DOI: https://doi.org/10.24071/div.v4i1.14244

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

Flag Counter

E-ISSN: (Validity Starting Volume 1 No. 2, Juli 2023) 2988-2311

P-ISSN: (Validity Starting Volume 1 No. 2, Juli 2023) 2988-5434

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.