Jejak api dan air mata: Otentisitas sejarah kekerasan anti-Tionghoa dalam cerpen "Clara" karya Seno Gumira Ajidarma

Benedicta Fayola(1*),

(1) Universitas Sanata Dharma
(*) Corresponding Author

Abstract


Cerpen "Clara" karya Seno Gumira Ajidarma menyajikan narasi kelam tentang seorang perempuan keturunan Tionghoa bernama Clara, yang menjadi korban kebrutalan selama kerusuhan Mei 1998. Melalui tokoh Clara, cerpen ini menggambarkan penderitaan kolektif etnis Tionghoa, mulai dari penjarahan dan pembakaran harta benda hingga kekerasan seksual dan pembunuhan yang brutal. Kisah Clara tidak hanya berfungsi sebagai fiksi, tetapi juga sebagai dokumentasi kultural yang merefleksikan trauma mendalam akibat tragedi tersebut. Penelitian ini mengangkat masalah bagaimana karya sastra dapat menjadi representasi otentik dari sebuah peristiwa sejarah. Fokus utamanya adalah menganalisis apakah cerpen "Clara" mencerminkan fakta-fakta sejarah Tragedi Mei 1998, khususnya kekerasan sistematis yang dialami oleh masyarakat Tionghoa. Persoalan kesejarahan dianalisis menggunakan perspektif realisme sosial dari George Lukacs, yang menekankan hubungan dialektis antara karya sastra dan realitas sosial pada zamannya. Metode penelitian kualitatif digunakan dengan pendekatan studi pustaka untuk mengumpulkan data mengenai Tragedi Mei 1998 dan isi cerpen. Analisis dilakukan dengan membongkar tiga aspek teori Lukacs: keaslian sejarah (tokoh, peristiwa, latar sosial), kesetiaan sejarah (nilai budaya, kondisi sosial, atmosfer), dan keaslian warna lokal (detail spesifik kehidupan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerpen "Clara" memiliki tingkat keaslian sejarah yang tinggi dan terperinci. Berbagai aspek dalam cerpen—mulai dari tokoh Clara sebagai representasi borjuis Tionghoa, peristiwa penjarahan, rasisme, pemerkosaan massal, hingga latar sosial yang penuh konflik—terbukti selaras dengan fakta-fakta sejarah Tragedi Mei 1998. Dengan demikian, cerpen ini berhasil menjadi medium yang menyuarakan kembali sejarah kelam bangsa dan menjadi pengingat akan keadilan kemanusiaan yang dilanggar.

Keywords


Tragedi 1998, George Lukacs, keaslian sejarah, kesetiaan sejarah, keaslian warna lokal.

Full Text:

PDF

References


Ainunnida, R. N., & Shofiyuddin, H. (2024, Oktober 9). Trauma Kolonial dalam Cerpen "Clara Atawa, Perempuan yang Diperkosa" Karya Seno Gumira Ajidarma. Konasindo.

Ajidarma, S. G. (2018). Iblis tidak pernah mati: sejumlah cerita. New Merah Putih.

Anggraeni, D. (2014). Tragedi Mei 1998 dan lahirnya Komnas Perempuan. Penerbit Buku Kompas.

Anggraeni, S., & Purwaningsih, S. M. (2022). Kekerasan Terhadap Perempuan Etnis Tionghoa dalam Kerusuhan Mei 1998 di Surabaya. AVATARA, e-Journal Pendidikan Sejarah, 2, 123-124.

Audriana, S. (n.d.). Representasi Realitas Sosial dalam Novel Tan Karya Hendri Teja: Perspektif Realisme Sosialis Georg Lukacs. 3.

BBC News Indonesia. (2024, May 20). Kerusuhan Mei 1998: Kisah warga keturunan Tionghoa yang menetap di luar negeri usai kerusuhan 1998 dan mereka yang memutuskan kembali ke Indonesia - ‘Semoga pemerintah tidak hapus sejarah’. BBC. https://www.bbc.com/indonesia/articles/c977195wqvxo

Darmalaksana W. (2020). Metode Penelitian Kualitatif Studi Pustaka dan Studi Lapangan. Perpustakaan Digital Pracetak UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Fayola, B., & Taum, Y. Y. (2024, Desember). Kebenaran Historis dalam Puisi “Ballada Bintang Kejora” Karya Yoseph Yapi Taum: Perspektif Georg Lukacs. Salingka Majalah Ilmiah Bahasa dan Sastra.

Isnanto, B. A. (2024, March 19). Kerusuhan Mei 1998: Penyebab, Peristiwa Penting, dan Kronologi. detikcom. https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-7248393/kerusuhan-mei-1998-penyebab-peristiwa-penting-dan-kronologi

Muntazari, F. Y. (n.d.). Representasi Etnis Tionghoa sebagai Pedagang. Representasi Etnis Tionghoa sebagai Pedagang.

Muqoddas, A., Supranto, H., & Yuwana, S. (2020, Februari 1). Kesadaran Kelas dalam Novel Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas dan O Karya Eka Kurniawan (Perspektif Realisme Sosial Georg Lukacs). Diglosia, 4.

Nasir, M. (1998). Metode penelitian. Ghalia Indonesia.

Pengaruh Nilai Fungsional Dan Nilai Sosial Terhadap N. (2023, Desember). Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, Desember 2023, 9 (23), 82-91, 84.

Prasetyo, Y. (2020, Juni 1). Dari Pikulan ke Kelontong: Tionghoa dan Toko Kelontong Yogyakarta 1900 – 1942. Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ilmu-Ilmu Sosial, 2.

Ratna, N. K. (2004). Teori, metode & teknik penelitan sastra: dari strukturalisme hingga postrukturalisme : perspektif wacana naratif. Pustaka Pelajar.

Sahir, S. H. (2021). Metodologi Penelitian. Penerbit KBM Indonesia.

Salim, L., & Ramdhon, A. (n.d.). Dinamika Konflik Kerusuhan Mei 1998 di Kota. Journal of Development and Social Change, 3, 56.

Salim, L., & Ramdhon, A. (2020, April). Dinamika Konflik Kerusuhan Mei 1998 di Kota Surakarta Melalui Perspektif Korban. Journal of Development and Social Change, 3.

Samtani, H. (2023, Maret). “Diaspora Etnis Tionghoa Dan Memori Penderitaan Tragedi Mei 1998 Dalam Cerpen Nyonya Rumah Abu Karangan Vika Kurniawati.” Diaspora Etnis Tionghoa dan Memori Penderitaan Tragedi Meo 1998 dalam Cerpen Nyonya Rumah Abu Karangan Vika Kurniawati, 8, 97.

Sugiarto, S. R., & Martini, L. A. R. (2022, Agustus). Marginalisasi dan Refleksi Sosial dalam Tiga Cerpen Kuntowijoyo. Nusa: Jurnal Ilmu Bahasa dan Bahasa, 17.

Taum, Yoseph Yapi, 1997. Pengantar Teori Sastra: Ekspresivisme, Strukturalisme, Pascastrukturalisme, Sosiologi, Resepsi. Ende: Penerbit Nusa Indah.

Taum, Yoseph Yapi, 1997. Pengantar Teori Sastra: Ekspresivisme, Strukturalisme, Pascastrukturalisme, Sosiologi, Resepsi. Ende: Penerbit Nusa Indah.

Taum, Yoseph Yapi, 2024. “Kartini: Refleksi Intelektual dan Literer Abidah El Khalieqy terhadap Tokoh R.A. Kartini”. Modul Kuliah Sosiologi Sastra. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma.

Tempo.com. (2024, May 13). Kilas Balik Kerusuhan Mei 1998, Kerusuhan Berbau Rasial di Jakarta dan Solo. Tempo.co. Retrieved June 7, 2025, from https://www.tempo.co/politik/kilas-balik-kerusuhan-mei-1998-kerusuhan-berbau-rasial-di-jakarta-dan-solo-59631

Tim Gabungan Pencari Fakta (Indonesia) & Tim Relawan. (1999). Temuan Tim Gabungan Pencari Fakta peristiwa kerusuhan Mei 1998. Publikasi Komnas Perempuan bekerjasama dengan New Zealand Official Development Assistance.

Tucker, R. C., & Tucker, R. C. (Eds.). (1978). The Marx-Engels Reader. Norton.

Winardi. (1986). Kapitalisme Versus Sosialisme (Cetak ed.). Remaja Karya CV.

Yuan, M., Taum, Y. Y., & Adji, P. (2022, Maret 1). Konsep Realisme Sosial dalam Dua Naskah Drama Karya Utuy Tatang Sontani: Perspektif Sosiologi Georg Lukacs. Sintesis, 16.




DOI: https://doi.org/10.24071/sin.v19i2.13217

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Benedicta Fayola

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
Sintesis by https://e-journal.usd.ac.id/index.php/sintesis is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


Sintesis

View My Stats Sintesis