Buah Anggur: Halal atau Haram? Berdasarkan Imamat 10: 8 – 11 dan Kehadirannya dalam Ekaristi
(1) Sanata Dharma University
(2) Fakultas Teologi, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta
(3) Fakultas Teologi, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta
(4) Fakultas Teologi, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta
(*) Corresponding Author
Abstract
Wine is one of the important elements in the Eucharistic Celebration. The Old Testament Scriptures specifically in the Book of Leviticus which contains the laws and rules of holy living, states that priests are forbidden to drink wine which can make them drunk and become unclean. Whereas in the New Testament World, Jesus used wine during the last supper, and gave a mandate to do so as a remembrance which became the basis for the celebration of the Eucharist as a symbol of the blood of Christ. The purpose of this paper is to describe and discuss the symbolic meaning and use of wine in Old Testament History and its implications in the Eucharist today. There are three main focuses that will be the points of discussion. Firstly, is wine unclean or lawful? What is the allegorical meaning and historicity of the use and prohibition of wine in Old Testament worship? Thirdly, how is the use of wine given a new meaning in the Eucharistic celebration today? This question is examined using the literature study method, through a qualitative and descriptive approach. As for the results found, it can be concluded that in the New Testament the meaning of wine is renewed in the light of faith with the presence of Jesus who uses the symbol of wine in His works, thus we interpret theologically the meaning of wine in the Eucharist is as a symbol of the blood of Christ that redeems humans.
Abstrak
Anggur merupakan salah satu unsur yang penting dalam Perayaan Ekaristi. Kitab Suci Perjanjian Lama secara khusus dalam Kitab Imamat yang memuat hukum-hukum dan aturan hidup suci, menyatakan bahwa para imam dilarang untuk meminum anggur yang dapat membuat mereka mabuk dan menjadi najis. Sedangkan dalam Dunia Perjanjian Baru, Yesus menggunakan anggur saat perjamuan malam terakhir, dan memberi amanah untuk melakukan hal demikian sebagai pengenangan yang menjadi dasar perayaan Ekaristi sebagai simbol darah Kristus. Adapun maksud penulisan ini adalah ingin mendeskripsikan dan membahas makna simbolik dan penggunaan anggur dalam Sejarah Perjanjian Lama dan implikasinya dalam Ekaristi saat ini. Ada tiga fokus utama yang akan menjadi poin pembahasan. Pertama, apakah anggur itu haram atau halal? Apa makna alegoris dan historisitas penggunaan dan pelarangan anggur dalam peribadatan Perjanjian lama? Ketiga, bagaimana penggunaan anggur dimaknai secara baru dalam perayaan Ekaristi saat ini? Pertanyaan ini dikaji dengan menggunakan metode studi Pustaka, melalui pendekatan kualitatif dan deskriptif. Adapun hasil yang ditemukan, dapat disimpulkan bahwa dalam Perjanjian Baru makna anggur diperbarui dalam terang iman dengan kehadiran Yesus yang menggunakan simbol anggur di dalam karya-karya-Nya, dengan demikian kita memaknai secara teologis pemaknaan anggur dalam Ekaristi merupakan sebagai simbol dari darah Kristus yang menebus manusia.
Keywords
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Alferdi, Alferdi, Yulita Arruan, Resvin Tapparan, and Karisma Nari. “Larangan Minum Minuman Keras Bagi Imam Berdasarkan Imamat 10: 8-11 Dan Implementasinya Bagi Gembala Jemaat.” CARAKA: Jurnal Teologi Biblika Dan Praktika 3, no. 2 (2022): 205–215.
Bacchiocchi, Samuele. Wine in the Bible. Vol. 8. Biblical Perspectives, 1989. Accessed May 20, 2025. https://samscreationcblog.wordpress.com/wp-content/uploads/2014/11/wine_in_the_bible_samuele_bacchiocchi.pdf.
Browning, Wilfred RF. Kamus Alkitab (Sc). Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2009. Accessed May 20, 2025. https://books.google.com/books?hl=en&lr=&id=srLKuVhNimIC&oi=fnd&pg=PA1&dq=++W.R.F.+Browning,+Kamus+Alkitab:+anggur,+Jakarta:+BPK.+GUNUNG+MULIA,+2009.&ots=7DT5GPkZAz&sig=NFsz-VFALSnoX9Wj8SPoE9s8beM.
Darmalaksana, Wahyudin. “Metode Penelitian Kualitatif Studi Pustaka Dan Studi Lapangan.” Pre-Print Digital Library UIN Sunan Gunung Djati Bandung (2020). Accessed May 20, 2025. https://digilib.uinsgd.ac.id/32855.
Douglas, J. D. Ensiklopedi Alkitab Masa Kini Jilid I. Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih, 1997.
———. Ensiklopedi Alkitab Masa Kini Jilid II. Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih, 1997.
Handoko, Yakub Tri. “Apakah Allah Menginjinkan Minuman Keras (Ulangan 14:26)?” REC - Reformed Exodus Community. Last modified Desember 2015. Accessed May 20, 2025. https://rec.or.id/apakah-allah-menginjinkan-minuman-keras-ulangan-1426/.
Henry, Matthew. Matthew Henry’s Commentary on the Whole Bible. Waybesboro, GA: Authentic Media, 1995.
Marsunu, Y. M. Seto. Pengantar ke Dalam Taurat. Yogyakarta: PT Kanisius, n.d.
Ndolu, Nelci Nafalia, and Ezra Tari. “Model Internalisasi Sikap Terhadap Minuman Keras Dalam Teks Amsal 31: 1-2, 4-7.” BIA’: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Kontekstual 3, no. 2 (2020): 183–197.
N.N. “Anggur Perlambang Sukacita, Hukuman Hingga Cinta.” Anggur Perlambang Sukacita, Hukuman Hingga Cinta | Lembaga Alkitab Indonesia, Desember 2023. https://www.alkitab.or.id/layanan/berita-detail/anggur-perlambang-sukacita-hukuman-hingga-cinta.
Pfeiffer, Charles, and Everett Harrison. The Wycliffe Bible Commentary. Chicago: Moody Publishers, 1962. Accessed May 20, 2025. https://books.google.com/books?hl=en&lr=&id=r4lLCAAAQBAJ&oi=fnd&pg=PP21&dq=Charles+F.+Pfeiffer+dan+Everett+F.+Harrison,+The+Wycliffe+Bible+Commentary+(Moody+Publisher:+USA,+1962),+&ots=dWGXjYMKFS&sig=G5dR8AA08X6g1OXnjlnQ5oBotfs.
Stamps, Donald C. ALKITAB Penuntun Hidup Berkelimpahan. Malang: Gandum Mas, 1999. Accessed May 20, 2025. //lib.sttsappi.ac.id%2Findex.php%3Fp%3Dshow_detail%26id%3D42094.
S.T.D, James Strong LL D. The New Strong’s Exhaustive Concordance of the Bible With Main Concordance, Appendix to the Main Concordance, Key Verse Comparison Chart, Dictionary of Hebrew Bible, Dictionary of the Greek Testament. Nashville: Thomas Nelson Publishers, 1984.
Zuck, Roy B. Biblical Theology of the Old Testament: Teologi Alkitabiah Perjanjian Lama. Edited by Yeremia. Malang: Gandum Mas, 2015. Accessed May 20, 2025. //perpustakaan.sttcipanas.ac.id%2Findex.php%3Fp%3Dshow_detail%26id%3D1607.
DOI: https://doi.org/10.24071/jt.v14i02.12547
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
.jpg)
Indexed and abstracted in:
P-ISSN: 2302 - 5476 (Validity starting Volume 2012-10-05)
E-ISSN: 2579 - 3934 (Validity starting Volume 6, No. 1, Mei 2017)
Jurnal Teologi (Journal of Theology) by Faculty of Theology Sanata Dharma University

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License












