Perspektif Filsafat Sejarah Ibnu Khaldun dalam Pengkajian Sejarah Kerajaan Islam Demak

Aji Abdul Muslim(1*), Adi Saputra(2),

(1) FAB/Sejarah Peradaban Islam, UIN Raden Mas Said Surakarta
(2) FAB/Sejarah Peradaban Islam, UIN Raden Mas Said Surakarta
(*) Corresponding Author

Abstract


Indonesia is the largest country in Southeast Asia. Its territory stretches from the city of Sabang in Sumatra to Merauke in Papua. Indonesia has a very long history. Among the existing historical relics is the Islamic Kingdom of Demak. The Demak Kingdom is one of the oldest Islamic kingdoms on the island of Java, which played a significant role in the history of the development of Islam in Indonesia. This study aims to analyze the history of the Demak Kingdom using the perspective of Ibn Khaldun's philosophy of history, focusing on socio-economic concepts, historical cycles, and analysis through ilm al-Umran. The perspective of the philosophy of history is used to analyze the history of the Islamic Kingdom of Demak because it is very suitable for Ibn Khaldun's lifetime, namely the period of the Islamic kingdom. Because of this compatibility, it is expected that many new facts will be revealed through the research to be conducted. The research methodology used is a literature study by analyzing secondary data obtained from sources such as books and journals that discuss the thoughts of Ibn Khaldun's philosophy of history as well as the history of the Islamic Kingdom of Demak. The results of the research that has been conducted show that the history of the Demak Kingdom can be understood in the context of Ibn Khaldun's ashabiyah theory, namely through social solidarity and strong economic factors, and the Demak people's desire for a new Islamic government. The conclusion of this study is that Ibn Khaldun's philosophy of history can provide a deeper and more complex understanding of the history of the Demak Kingdom and its role in the history of Islam in the Nusantara.

Abstrak

Indonesia merupakan negara terbesar di Asia Tenggara. Wilayahnya membentang dari kota Sabang di Sumatera hingga Merauke di pulau Papua. Indonesia memiliki sejarah yang sangat panjang. Diantara peninggalan sejarah yang ada adalaha Kerajaan Islam Demak. Kerajaan Demak merupakan salah satu kerajaan Islam yang paling tua di pulau Jawa, dimana memiliki peran penting dalam sejarah perkembangan Islam di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejarah Kerajaan Demak menggunakan perspektif filsafat sejarah Ibnu Khaldun, dengan fokus pada konsep sosial ekonomi, siklus sejarah dan analisa melalui ilm al-Umran. Prespektif filsafat sejarah digunakan untuk menganalisa sejarah Kerajaan Islam Demak karena sangat cocok dengan masa hidup Ibnu Khaldun yaitu masa kerajaan Islam. Karena kecocokan tersebutlah, diharapkan banyak fakta-fakta baru yang terungkap melalui penelitian yang akan dilakukan. Metodologi penelitian yang digunakan menggunakan studi literatur dengan cara menganalisis data sekunder yang didapatkan dari sumber-sumber seperti buku dan jurnal yang membahas pemikiran filsafat sejarah Ibnu Khaldun maupun mengenai sejarah Kerajaan Islam Demak. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa sejarah Kerajaan Demak dapat dipahami dalam konteks teori ashabiyah Ibnu Khaldun, yaitu melalui solidaritas sosial dan faktor ekonomi yang kuat, serta masyarakat Demak yang menginginkan pemerintahan baru yang bercorak Islam. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa filsafat sejarah Ibnu Khaldun dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam dan kompleks tentang sejarah Kerajaan Demak dan peranannya dalam sejarah Islam di Nusantara.


Keywords


Filsafat Sejarah, Demak Ibn Khaldun

References


Abdullah, Rachmad. Sultan Fatah. Sukoharjo: Al-Wafi, 2022.

Daliman, A. Islamisasi dan Perkembangan Kerajaan-Kerajaan Islam Demak. Yogyakarta: Ombak, 2012.

Ekadjati, Edi S. Fatahillah, Pahlawan Arief Bijaksana. Jakarta: PT Sanggabuwana, 1975.

Galuh M, Moch. Dimas. “Relevansi Pemikiran Ibnu Khaldun dalam Rumusan Filsafat Sejarah Nasional Muhammad Yamin.” Refleksi 25, no. 1 (2025).

Hamzah, Saidin, dkk. “Metode Sejarah dalam Perspektif Ibnu Khaldun (Telaah Kitab Muqaddimah).” Carita 2, no. 1 (2023).

Hardanti, Bethari Widiya. “Tiga Fase Sejarah Berdasarkan Pemikiran Ibnu Khaldun dalam Sejarah Indonesia.” JOIN 1, no. 2 (2021).

Ibn Khaldun, Abd al-Rahman. Muqaddimah Ibn Khaldun. Beirut: Dar al-Fikr, n.d.

Ilyas R, Moh., dan Dodik Harnadi. “Terbentuknya Negara dalam Konsep Pemikiran Ibnu Khaldun.” Jurnal Review Politik 11, no. 1 (2021).

Saifullah. Sejarah dan Kebudayaan Islam di Asia Tenggara. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2010.

Saragih, Syahrul Nizar. Pengantar Filsafat Sejarah. Yogyakarta: K-Media, 2018.

Setiadi, Darun, dan Beni Ahmad Saebani. Filsafat Sejarah. Bandung: CV Pustaka Setia, 2012.

Sidiq, Ricu, dkk. Sejarah Indonesia Periode Islam. Medan: Yayasan Kita Menulis, 2020.

Sujati, Budi. “Konsepsi Pemikiran Filsafat Sejarah dan Sejarah Ibnu Khaldun.” Tamaddun 6, no. 2 (2018).




DOI: https://doi.org/10.24071/div.v4i2.14741

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

Flag Counter

E-ISSN: (Validity Starting Volume 1 No. 2, Juli 2023) 2988-2311

P-ISSN: (Validity Starting Volume 1 No. 2, Juli 2023) 2988-5434

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.