Pengaruh Islam dalam Pernikahan Kontemporer Masyarakat Bugis

Juirah Juirah(1*), Rahim Yunus(2), Syamzan Syukur(3),

(1) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
(2) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
(3) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
(*) Corresponding Author

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk meneliti budaya pernikahan kontemporer pada masyarakat Bugis dengan melihat pengaruh Islam di dalamnya. Metode penelitian yang digunakan adalah library research dengan menggali data dari beberapa literatur yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam praktik pernikahan masa kini, sejumlah tradisi mengalami perubahan. Beberapa rangkaian prosesi yang dahulu dijalankan secara utuh kini tidak sepenuhnya dipertahankan, melainkan disesuaikan dengan perkembangan zaman. Pengaruh Islam terhadap perubahan budaya pernikahan masyarakat Bugis relatif mudah diterima, karena sebagian besar unsur dalam prosesi pernikahan Bugis telah selaras dengan ajaran dan nilai-nilai Islam.

Keywords


budaya pernikahan; bugis; budaya kontemporer; budaya lokal; pengaruh Islam

Full Text:

PDF

References


Avita, Nur. “Mahar dan Uang Panaik dalam Persfektif Hukum Islam: Studi Kasus Perkawinan

Masyarakat Bugis Di Kabupaten Bone.” Skripsi Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam

Negeri Syarif Hidayatullah, Jakarta, 2019.

Beddu, Muhammad Juni, Andi Amma Ruhmah, Tamar Aziz, Dandi Saputra. “Pernikahan Islami di Era

Modern: Antara Tradisi dan Adaptasi.” Jurnal Addayyan 18, no. 2 (2023): 1–7.

Elzahroo, Arwa. “Tradisi Pemberian Uang Panai dalam Pernikahan pada Masyarakat Sulawesi Selatan

Perspektif Maqasid Asy-Syari’ah.” Tesis Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta, 2021.

Fauziyah, Andi, Hijrina Fatimah, Faidhul Inayah, Muhammad Suyudi. "Tradisi Appabottingeng (Pesta

Perkawinan) Masyarakat Suku Bugis Sulawesi Selatan: Perspektif Teori Perubahan Sosial Alvin

Boskoff.” Titian: Jurnal Ilmu Humaniora 08, no. 02 (2024): 434–46.

Fitriana, A. Dian, dan Khaerun Nisa’. “Pergeseran Sistem Pernikahan Endogami Masyarakat Etnis

Bugis.” Jurnal Al-Qalam 26, no. 1 (2020): 71–80.

Haq, Abd. Sattaril. “Islam dan Adat dalam Tradisi Perkawinan Masyarakat Suku Bugis: Analisis

Interaksionisme Simbolik.” Al-Hukama’ 10, no. 2 (2021): 349–71. - Membongkar Narasi Kolonial

Hartini, Dwi, Nuzula Ilhami, dan Taufiqurohman Taufiqurohman. “Membincang Akulturasi

Pernikahan: Makna Tradisi Mapacci Pada Pernikahan Adat Suku Bugis Makasar.” Tasyri’: Journal

of Islamic Law 1, no. 1 (2022): 1–24.

Ifonita, F dan Bahri. “Nilai Moral dan Budaya dalam Tradisi Mappacci pada Pernikahan Masyarakat

Bugis di Kelurahan Bitoa Kecamatan Manggala Kota Makassar.” Jurnal Kajian Sosial dan Budaya

, no. 3 (2023): 36–44.

Mardiah, A, dan Hidayati. “Kebudayaan Suku Bugis: Uang Panai dalam Perspektif Agama Islam.” Ulil

Albab: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3, no. 6 (2024):241-251.

Nindi, Kurnia. “Pemberian Sompa terhadap Masyarakat Bugis dalam Perspektif Hukum Islam (Studi

Kasus Desa Sakkoli Kecamatan Sajoanging Kabupaten Wajo).” Skripsi Institut Agama Islam

Negeri Palopo, 2020.

Pongsibanne, Lebba Kadorre. Islam dan Budaya Lokal: Kajian Antropologi Agama. Jakarta, 2017.

Utama, Abdul Alimun, dan Junaidi. “Akulturasi Islam dan Budaya dalam Tradisi Perkawinan pada

Masyarakat Sumbawa Nusa Tenggara Barat.” JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) 7, no. 1

(2023): 602–10.

Wati, Sinta Dewi. “Tradisi Upacara Mappacci dalam Pernikahan Masyarakat Adat Bugis di Perantauan

Pespektif Hukum Islam (Studi Di Desa Maja Kecamatan Kalianda Kabupaten Lampung Selatan).”

Skripsi Fakultas Syari’ah UIN Raden Intan Lampung, 2024.




DOI: https://doi.org/10.24071/jbm.v30i2.14463

DOI (PDF): https://doi.org/10.24071/jbm.v30i2.14463.g5173

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Juirah Juirah, Rahim Yunus, Syamzan Syukur