Pentingnya Pendidikan Iman Berdasarkan Ensiklik Lumen Fidei

Stepanus Christian Danny Prasetyo(1), Maria Vianny Puspita(2), Carolus Borromeus Mulyatno(3*),

(1) Universitas Sanata Dharma
(2) Universitas Sanata Dharma
(3) Universitas Sanata Dharma
(*) Corresponding Author

Abstract


Faith education, as outlined in this encyclical, emphasizes the instillation of integral spiritual, moral, and ethical values, which are not only cognitive but also affective and conative. Faith education, in this document, is seen as a shared responsibility, both within the family, school, and church community. This study uses a literature study method. There are several points that will be discussed in this study; Challenges of faith faced by young people today? What is the role of the Family, Church and Community in developing the faith of young people? and this study identifies the main principles of Lumen Fidei that can be applied in faith education, including the importance of dialogue between faith and reason in faith formation. The results of this study will discuss the relevance of faith education based on Lumen Fidei in the context of moral and character formation, the importance of integration between faith and reason, and the responsibility of the community in educating a generation of believers to develop the faith of young people to be a blessing to others.

Abstrak

Pendidikan iman, sebagaimana diuraikan dalam ensiklik ini, menekankan pada penanaman nilai-nilai spiritual, moral, dan etika yang integral, yang bukan hanya bersifat kognitif tetapi juga afektif dan konatif. Pendidikan iman, dalam dokumen ini, dilihat sebagai tanggung jawab bersama, baik dalam lingkup keluarga, sekolah, maupun komunitas gereja. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka. Terdapat beberapa poin yang akan dibahas dalam penelitian ini, antara lain; Tantangan iman yang dihadapi saat ini oleh orang muda? Apa peran Keluarga, Gereja dan Komunitas dalam pengembangan iman orang muda? dan penelitian ini mengidentifikasi prinsip-prinsip utama dari Lumen Fidei yang dapat diterapkan dalam pendidikan iman, termasuk pentingnya dialog antara iman dan akal dalam pembinaan iman. Hasil dari penelitian ini akan membahas relevansi pendidikan iman berdasarkan Lumen Fidei dalam konteks pembentukan moral dan karakter, pentingnya integrasi antara iman dan akal, serta tanggung jawab komunitas dalam mendidik generasi beriman una mengembangkan iman orang muda menjadi berkat bagi sesama.


Keywords


Tantangan zaman, Pendidikan Iman, Lumen Fidei.

References


Aungita, Pablo Martinez de. Environmental Solidarity: How Religions Can Sustain Sustainability. New York: Rotledge, 2012.

Benediktus XVI, Paus. Ensiklik Caritas In Veritate (Kasih dalam Kebenaran), diterjemahkan oleh B.R. Agung Prihartana, MSF. Jakarta: Dokpen KWI 2014.

Fransiskus, Paus. Ensiklik Lumen Fidei. Diterjemahkan oleh Alb. DebySetiyanto (Yogyakarta: Kanisius 2014).

Grudem, Wayne. Systematic Theology: An Introduction to Bible Doctrine. Grand Rapids: Zondervan Acadmic, 2020.

Harisnur, Fadhlina. Pendekatan, strategis, metode, dan Teknik dalam Pembelajaran PAI di Sekolah Dasar, Genderang Asa: Journal of Primary Education, Vol. 03, No. 01, (2022), 20-31.

Horan, Daniel P. The synod on Young People, Miaaionary Discipleship, and the Decolonial Option, International Bulletin of Mission Researech 43, 3 (2019). 248-260.

Jr, Richard L pratt. Menaklukan Segala Pikiran Kepala Kristus: Sebuah Buku Pegangan Untuk Membela Kebenaran Iman Kristiani, trans. Rahmiati Tanudjaja (Malang, Indonesia: Departemen Literatur Saat, 2023). 31-45.

Kristeno, Marianus Rago. & Emmeria Tarihoran. Katekese Digital: Cara Gereja Menghadapi Tantangan Komunikasi Iman di Era Digital. VOCAT: JURNAL PENDIDIKAN KATOLIK (2024), 106-116

Manik, Novida Dwici Yuanri., & Yusak Tanasyah. PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PERKEMBANGAN MORAL PESERTA DIDIK, Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Volume 2 Nomor 1 (2020), 50-62

Manik, Novida Dwici Yuanri. Keluarga Sebagai Komunitas Utama dalam Membentuk Kepribadian Anak Jurnal Luxnos, Vol. 05, No. 01, (2019), 61-72.

Mckaughan, Daniel J. (2021). Therizing about faith and faithfulness with Jonathan Kvaning, Religious Studies (2021), 628-648.

Nuhamara,D. Pembimbing PAK, (Bandung : Jurnal info Media, 2007).

Paulus II, Yohanes. Ensiklik Fides et Ratnio, (Vatican, 1998).

Pratama, Alfonsius Yoga., dkk. Urgensitas pembinaan orang muda katolik terhadap bahaya krisis identitas. Vocat: Jurnal Pendidikan Katolik 1.2 (2001), 78-85

Rusli, Aloysius. Dialog Ilmu dan Iman: Suatu Pendekatan dan Cara Realisasinya. Integral 11.2 (2013)

Sipriadi, Ambrosius., & Arnoldo Cardos. Peran Orang Tua sebagai Katekis Utama dalam Keluarga: Membangun Generasi Muda yang Beriman. Gaudium Verstrum: Jurnal Katekis Pastoral (2024), 45-54

SVD, Reginald ALVA. The Importance of Christian Faith in the Light of the Teacgings Of the Encyclical Lumen Fidei, Journal of the Nazan Academic Society Humanities and Narural Sciences (10), june, 2015, 169-183

Wuriningsih, Fransisca Romana., & Nerita Setiyaningtiyas. Ensiklik Fratelli Tutti Sebagai Kunci Pemikiran dari Evangeli Gaudium Mengenai Proki Sebagai Pusat Misi. Studia Philosphica et Theologica 23, Nr. 2 (2023), 192-210.




DOI: https://doi.org/10.24071/snf.v3i2.10194

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

     

E-ISSN: (Validity Starting Volume 1 No. 2, September 2023) 3047-0714

P-ISSN: (Validity Starting Volume 1 No. 2, September 2023) 3047-1451

Kaliurang St No.KM, RW.7, Joho, Condongcatur, Depok, Sleman Regency, Special Region of Yogyakarta 55281, Indonesia

Flag Counter

Proceedings of The National Conference on Indonesian Philosophy and Theology is licensed under CC BY-SA 4.0