RESENSI BUKU: Modernity at Large, Cultural Dimensions of Globalization
(1) Sanata Dharma University
(*) Corresponding Author
Abstract
Buku ini sebenarnya merupakan kumpulan esai-esai lepas yang ditulis Appadurai untuk penerbitan yang berbeda-beda. Seluruhnya ada sembilan esai dan hanya esai pertama dan ketujuh yang ditulis khusus untuk buku ini. Selebihnya pernah terbit dalam berbagai jurnal dan judul buku. Sebagai kumpulan tulisan, buku ini memang tidak bersifat komprehensif sebagaimana sebuah monograf. Ada pengulangan gagasan di sana sini, dan tidak semua konsep punya ruang yang cukup untuk digarap secara teliti. Sekedar sebagai orientasi bagi pembaca, sembilan tulisan itu dibagi dalam tiga bagian besar yaitu "Global Flows" yang mengajukan teori mengenai lalu lintas budaya global, "Modern Colonies" yang bicara mengenai contoh-contoh hibridisasi budaya, dan "Postnational Locations" yang merefleksikan kondisi-kondisi kekinian yang melampaui penanda-penanda lama seperti negara-bangsa, suku, dan geografi. Pembaca tidak perlu membuka seluruh halaman buku ini untuk mendapatkan sesuatu. Kalau berminat dengan teori globalisasi budaya, bacalah esai satu, dua, dan tiga. Selebihnya adalah esai-esai topikal dalam kajian budaya, yang bisa dibaca secara terpisah tetapi akan lebih berarti bila kita membaca bagian teori lebih dahulu.
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)DOI: https://doi.org/10.24071/ret.v3i2.14933
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2013 B Hari Juliawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Retorik: Jurnal Ilmu Humaniora is published by the Graduate Program in Cultural Studies at Sanata Dharma University, Yogyakarta, Indonesia.
Retorik is also available in print edition. Please click here for contact information.








