Bermodal Gambus dan Gambus Bermodal: Studi Kasus Budaya Musikal Kelompok Al-Asyik Ambulu, Jember
(1) Sanata Dharma University
(*) Corresponding Author
Abstract
Dalam seni pertunjukan Islam, musik gambus adalah salah satu jenis musik yang dinilai religius. Medan gambus religius sendiri dihasilkan dari sintesa paradigmatik antara ruang musikal dengan ruang religius. Modal-modal religiusitas dan musikalitas pemain gambus saling bersaing dengan modal-modal religiusitas dan musikalitas religius yang direproduksi melalui mitos dengan cara-cara ideologis maupun hegemonik. Di dalamnya melibatkan status dan posisi-posisi religius yang dibangun baik dari tradisi maupun industri musik religius. Pemain gambus Al-Asyik memulai modalnya di ruang musikal sebagai anak band pop dan rock, sedangkan di ruang religius hanya sebagai santri diniyah di pesantren musholla. Agar gambusnya diakui sebagai gambus legitimate, mereka harus berstrategi dalam bersaing dengan banyak modalitas yang lebih mapan, baik di ruang religius maupun di ruang musikal. Al-Asyik memakai empat jenis strategi yang mereka kemukakan dalam irama gambus ja'fin, sarah, dan baladian, menjadi: ja'fin sarah, pop ja'fin, qasidah baladian, dan dhaifah. Ja'fin sarah dipakai untuk meyakinkan ruang religius bahwa mereka serius menghidupi musik gambus. Pop ja'fin dipakai untuk menghalangi industri musik gambus mengimposisi bentuk-bentuk musik religius pada ruang religius. Qasidah baladian digunakan untuk menantang musik religius industri guna menguatkan statusnya dalam medan musik religius, sedangkan dhaifah justru dipakai untuk memerdekakan pemain dari jebakan religiusitas gambus.
Keywords
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Da Silva, F. et al. (1984) The Sociology of Music, Notre Dame, Ind., University of Notre Dame Press.
Hebdige, D. (2002) Subculture: The Meaning of Style, London, Routledge.
Sunardi, St. (2007) "Estetika Musik Pop" Makalah dalam Kuliah Seni Pop.
Swartz, D. (1997) Culture and Power: The Sociology of Pierre Bourdieu, Chicago, University of Chicago Press.
DOI: https://doi.org/10.24071/ret.v3i2.14922
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2013 Nur Imroatus

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Retorik: Jurnal Ilmu Humaniora is published by the Graduate Program in Cultural Studies at Sanata Dharma University, Yogyakarta, Indonesia.
Retorik is also available in print edition. Please click here for contact information.








