Model Kepemimpinan Berintegritas di Gereja dan Sekolah: Solusi Teologis dan Praktis Terhadap Tantangan Era Postmodern
(1) STT Anugrah Indonesia, Surabaya
(2) STT Anugrah Indonesia, Surabaya
(3) STT Anugrah Indonesia, Surabaya
(*) Corresponding Author
Abstract
The integrity crisis within church leadership and Christian educational institutions in the postmodern era poses a serious challenge to the witness of faith and the moral authority of God’s people. Cases of power abuse, ethical misconduct, and lack of spiritual example indicate a failure to understand leadership rooted in the character of Christ. This study aims to describe a model of integrity-based leadership as a theological and practical solution to these challenges. Using a Theological Qualitative Analysis approach, the research explores biblical leadership principles grounded in spirituality, morality, and the ministry of love. The findings reveal that integrity in leadership requires unity between faith, character, and action manifested through service. Churches and Christian educational institutions must integrate theology, ethics, and spirituality in leadership formation to produce Christ-centered leaders who are contextually relevant and capable of bearing authentic witness to the Gospel in the postmodern world.
Abstrak
Krisis integritas dalam kepemimpinan gereja dan lembaga pendidikan Kristen pada era postmodern menjadi tantangan serius bagi kesaksian iman dan otoritas moral umat Allah. Fenomena penyalahgunaan jabatan, penyimpangan etika, serta lemahnya keteladanan rohani menunjukkan adanya kegagalan dalam memahami hakikat kepemimpinan yang berakar pada karakter Kristus. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan model kepemimpinan berintegritas sebagai solusi teologis dan praktis terhadap tantangan tersebut. Dengan menggunakan pendekatan Theological Qualitative Analysis, penelitian ini menggali prinsip-prinsip kepemimpinan Alkitabiah yang berlandaskan pada spiritualitas, moralitas, dan pelayanan kasih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan berintegritas menuntut kesatuan antara iman, karakter, dan tindakan yang nyata dalam pelayanan. Gereja dan lembaga pendidikan Kristen perlu mengintegrasikan teologi, etika, dan spiritualitas dalam pembinaan pemimpin agar lahir figur rohani yang kontekstual, berkarakter Kristus, dan mampu menghadirkan kesaksian Injil secara relevan di tengah dunia postmodern.
Keywords
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Bosch, D. J. Transforming Mission: Paradigm Shifts in Theology of Mission. Maryknoll: Orbis Books., n.d.
Chambers. My Utmost for His Highest. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2003.
Clinton, J. Robert. The Making of a Leader: Recognizing the Lessons and Stages of Leadership Development. Revisi. Colorado Springs: NavPress, 2002.
David J. Bosch. Transforming Mission: Paradigm Shifts in Theology of Mission. Yogyakarta: Kanisius, 1991.
Douglas Groothuis. The Soul in Cyberspace. Grand Rapids, Michigan, USA: Baker Books, 1997.
Ed Parish Sanders. The Historical Figure of Jesus. London: Allen Lane The Penguin Press, 1994.
Etika. Dietrich Bonhoeffer. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2009.
Franz Magnis-Suseno. Etika Abad Kedua Puluh: Pergeseran Dan Krisis
Nilai Moral Dalam Dunia Modern. Yogyakarta: Kanisius, 2001.
———. Etika Dasar: Masalah-Masalah Pokok Filsafat Moral. Yogyakarta: Kanisius, 1999.
Grenz, Stanley J. Teologi Postmodern: Menemukan Kembali Dasar Iman Di Tengah Relativisme Zaman. Jakarta: Gunung mulia, 2001.
Hadiwijono. Iman Kristen Dan Tantangan Zaman Modern. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1995.
Harianto GP. Teologi PAK, Metode Dan Penerapan Pendidikan Kristen Dalam ALkitab. 5th ed. Yogyakarta: Andi Offset, 2021.
John C. Maxwell. The Leadership Handbook: 26 Critical Lessons Every Leader Needs. Jakarta: Immanuel, 2008.
John Stott. The Message of 1 Timothy & Titus: Guard the Truth. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2009.
Kristanto. Spiritualitas Di Era Digital: Tantangan Dan Peluang Bagi Gereja Masa Kini. Surabaya: Momentum, 2019.
N. T. Wright. Karakter Dan Kebajikan: Pembentukan Etika Kristen Yang Otentik. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2012.
Nouwen, Henri J. M. In the Name of Jesus: Reflections on Christian Leadership. Nes York: Crossroad Publishing Company, 2009.
Robert W. Pazmino. Fondasi Pendidikan Kristen. 3rd ed. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2016.
Stephen Tong. Pembentukan Karakter Kristen Yang Dewasa. Jakarta: Lembaga Reformed Injili Indonesia, 2003.
Suryandari, Catur, and Child Character. “Aktualisasi Pendidikan Kristen Di Era Digital Upaya Gereja.” Metanoia 7, no. 2 (2025): 45–61.
Susilo, Arman, and Paulus Kunto Baskoro. “Tantangan Kepemimpinan Kristen Di Era Disrupsi Dalam Gereja Tuhan.” Ritornera-Jurnal Teologi Pentakosta Indonesia 4, no. 2 (2024): 116–134.
Thomas Aquinas. Summa Theologica. Jakarta: Obor, 2003.
“Ahli Bongkar Alasan Banyak Pelecehan Anak Di Gereja Katolik Dunia.”
“Kepala SD Kristen Pirngadi Surabaya Dan Operator Sekolah Diduga Korupsi Dana BOS.”
“KWI Akui Ada Kasus Pelecehan Seksual Di Gereja Katolik.”
“Sudah 46 Saksi Dihadirkan Dalam Sidang Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah GMIM - Tribunmanado.Co.Id.”
DOI: https://doi.org/10.24071/div.v4i2.14243
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
E-ISSN: (Validity Starting Volume 1 No. 2, Juli 2023) 2988-2311
P-ISSN: (Validity Starting Volume 1 No. 2, Juli 2023) 2988-5434
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
.png)

2.jpg)