Kajian Paham Ketuhanan terhadap Pemeluk Agama Katolik sekaligus Penganut Aliran Sapta Darma di Yogyakarta
(1) Universitas Sanata Dharma
(2) Sanata Dharma University
(*) Corresponding Author
Abstract
This study discusses the phenomenon of Catholics in Yogyakarta who simultaneously adhere to the Sapta Darma belief system. Using a qualitative approach through literature review and interviews, this study aims to understand how dual adherents interpret divinity within two distinct belief systems. The findings reveal that despite differences in doctrinal structure and spiritual expression, adherents like Servas are able to harmonize both without experiencing religious conflict. The teachings of Sapta Darma are seen as complementing Catholic religious practices, emphasizing inner harmony and personal closeness to God. The Catholic Church, through the documents of the Second Vatican Council, has opened space for dialogue and inculturation of local values as long as they do not contradict dogma. This study underscores the importance of a contextual theological approach and dialogical pastoral care in responding to the spiritual pluralism of Indonesian Catholics.
Abstrak
Penelitian ini membahas fenomena umat Katolik di Yogyakarta yang secara bersamaan menganut aliran kepercayaan Sapta Darma. Dengan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka dan wawancara, penelitian ini bertujuan memahami bagaimana para “penganut ganda” memaknai ketuhanan dalam dua sistem kepercayaan yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan kendati terdapat perbedaan dalam struktur ajaran dan ekspresi spiritual, narasumber dan informan mampu menyelaraskan keduanya tanpa konflik iman. Ajaran Sapta Darma dianggap melengkapi praktik religius Katolik dengan penekanan pada keselarasan batin dan kedekatan personal dengan Tuhan. Gereja Katolik, melalui dokumen Konsili Vatikan II, membuka ruang dialog dan inkulturasi terhadap nilai-nilai lokal asalkan tidak bertentangan dengan dogma. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan teologi kontekstual dan pastoral dialogis dalam memproses pluralitas umat Katolik Indonesia.
Keywords
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Arifin, Nur. “MOTIF BERGABUNG DALAM ALIRAN SAPTA DARMA PENGIKUT AJARAN DI SANGGAR AGUNG CANDI SAPTA RENGGA YOGYAKARTA.” Jurnal Sosiologi Agama 11, no. 1 (21 Januari 2018): 35. https://doi.org/10.14421/jsa.2017.111-03.
Erjaluyoga, Andreas Baladika, Fendy Krisnanto, dan Agus Widodo. “Paham Ketuhanan Sapta Darma dalam Wewarah Pitu dan Ritual Sujud Penggalian.” Prosiding Seminar Nasional Sosial dan Humaniora 2023: Mengembangkan Kehidupan Berbangsa yang Lebih Beradab 1, no. 1 (15 Juni 2023): 944–53.
Hasanah, Fitriatul, Ahmad Arif Widianto, dan Joan Hesti Gita Purwasih. “DINAMIKA KONFLIK IDENTITAS PENGHAYAT SAPTA DARMA DI DESA SUKORENO, JEMBER, JAWA TIMUR.” Jurnal Sosiologi Reflektif 16, no. 1 (29 Oktober 2021): 1–26.
https://doi.org/10.14421/jsr.v16i1.2250.
Khasbullah, Wiwik Setiyani. “DILEMA KEBERAGAMAAN MUSLIM PENGIKUT SAPTA DARMA DALAM MENEMUKAN NILAI-NILAI SPIRITUALITAS.” Religi: Jurnal Studi Agama-agama 16, no. 2 (30 Agustus 2020): 167–18. https://doi.org/10.14421/rejusta.2020.1602-03.
Mawaza, Jayyidan, dan Rohit Manase. “Pengikut Sapta Darma di Tengah Pluralitas Terbatas.” Palita: Journal of Social Religion Research 5, no. 1 (2020): 49–54. http://10.24256/pal.v5i1.1273.
Muhamad, Nabilah. “Jumlah Penduduk Indonesia Berdasarkan Agama (Semester I 2024).” Katadata Media Network (blog), 8 Agustus 2024. https://databoks.katadata.co.id/demografi/statistik/66b45dd8e5dd0/mayoritas-penduduk-indonesia-beragama-islam-pada-semester-i-2024.
Pawenang, Sri. Wewarah Kerokhanian “Sapta Dharma.” Yogyakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1980.
Saraswati, Athaya, dan Afrilia Dewanti. “Stereotip terhadap Aliran Penghayat Sapta Dharma dan Usaha Penganut Sapta Dharma mengatasinya melalui Konsep Diri.” Jurnal Audiens 1, no. 1 (2020): 58–64. https://doi.org/10.18196/ja.1107.
Widianto, Ahmad, dan Fitriatul Hasanah. “Hegemoni ‘Agama Resmi’ dan Ambiguitas Kebebasan Berkeyakinan Penghayat Sapta Darma di Jember, Jawa Timur.” Jurnal SMaRT 10, no. 2 (2024): 261–76. https://doi.org/10.18784/smart.v10i2.2524.
Wue, Servasius. Wawancara oleh Penulis. Whatsapp, 23 Mei 2025.
DOI: https://doi.org/10.24071/div.v4i2.13412
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
E-ISSN: (Validity Starting Volume 1 No. 2, Juli 2023) 2988-2311
P-ISSN: (Validity Starting Volume 1 No. 2, Juli 2023) 2988-5434
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
.png)

2.jpg)