Pengorganisasian pemogokan buruh oleh Sarbupri pada tahun 1950 menurut teori serikat pekerja Antonie Pannekoek

Ghina Nazla Salsabila(1*),

(1) Program Studi Sejarah, Fakultas Sastra, Universitas Sanata Dharma
(*) Corresponding Author

Abstract


Penelitian ini membahas tentang pemogokan buruh yang diorganisasi oleh Sarbupri pada tahun 1950. Kasus pemogokan yang menjadi salah satu peristiwa terbesar di Indonesia ini dianalisis dengan teori dari Antonie Pannekoek, seorang teoritikus Marxis yang menjabarkan beberapa aspek mengenai pemogokan buruh, yaitu tugas para buruh (The Task), perjuangan para buruh (The Fight), dan musuh para buruh (The Foe). Hasil penelitian mengungkapkan bahwa zaman depresi yang terjadi membuat kondisi sosial buruh makin terpuruk. Selama ini, gaji buruh perkebunan tidak dapat mencukupi kehidupan sehari-hari, sehingga memicu tuntutan untuk kenaikan gaji sebesar 3,50 yang dilayangkan ke asosiasi perusahaan perkebunan, Algemeen Landbouw Syndicaat (ALS). Tuntutan yang tak kunjung diterima membuat Sarbupri mengeluarkan perintah untuk melakukan mogok masal bagi 700.000 anggotanya. Pemogokan berakhir ketika perseteruan kedua pihak dimediasi oleh pemerintah. Dalam perundingan ini Sarbupri harus berkompromi untuk menerima kenaikan gaji hanya sebesar R. 3,-. 


Keywords


pemogokan buruh; Sarbupri; marxisme; Antonie Pannekoek

Full Text:

PDF

References


Arsip dan Surat Kabar

Het nieuws van den dag voor Nederlandsch-Indië, 25-7-1925.

Kedaulatan Rakjat, 22-7-1950; 13-9-1950; 15-9-1950; 27-9-1950.

Tenaga, 25-10-1950.

Warta Sarbupri, 10-1-1951.

Buku dan Jurnal

Aprianto, Tri Chandra. 2016. Perjuangan Landreform Masyarakat Perkebunan: Partisipasi Politik, Klaim, dan Konflik Agraria di Jember. Sleman: STPN Press.

Breman, Jan. 1989. Taming the Coolie Beast: Plantation Society and the Colonial Order in Southeast Asia. Delhi: Oxford University Press.

Breman, Jan. 2024. Kolonialisme, Kapitalisme, Rasisme: Kronik pascakolonial. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Gardner, Leigh & Roy, Tirthankar. 2020. The Economic History of Colonialism. UK: Bristol University Press.

Gottschalk, Louis. 1969. Understanding History. New York: Random House Inc.

Hayashi, Yoko. 2002. “Agencies and Clients: Labour Recruitment in Java, 1870s-1950s.” CLARA Working Paper, No. 14.

Kartodirdjo, Sartono. 1991. Sejarah Perkebunan di Indonesia: Kajian Sosial Ekonomi. Yogyakarta: Penerbit Aditya Media.

Kuitenbrouwer, Maarten & Schijf, Huibert. 1998. “The Dutch Colonial Business Elite at the Turn of the Century.” Itinerario, No. 22.

Lindblad, J. Thomas. 2000. “Structural Origins of the Economic Depression in Indonesia During the 1930s” dalam Peter Boomgard & Ian Brown (eds.), Weathering the storm: the economies of Southeast Asia in the 1930s depression. Leiden: KITLV Press.

Pannekoek, Antonie. 2003. Workers’ Council. Melbourne: AK Press.

Thompson, Virginia. 1947. Labor Problems in Southeast Asia. New Haven: Yale University Press.

Wolf, Jr., Charles. 1948. The Indonesian Story. New York: The John Day Company.




DOI: https://doi.org/10.24071/jbm.v30i2.14352

DOI (PDF): https://doi.org/10.24071/jbm.v30i2.14352.g5129

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Ghina Nazla Salsabila