Keterlibatan Katolik-Tionghoa di Kota Semarang bagi Panca Tugas Gereja

Hendy Kiawan

Abstract


The Indonesian Chinese especially in Semarang, Central Java, often experiences unfair policies. In the history of the nation’s culture, they often experienced discriminations from the authorities both from the colonial government and the current regime. The Chinese are judged based on a stereotype in the economic world. Nowadays, the numbers of the Indonesia Catholic Chinese have grown enormously. The Church should provide a safe place for them to develop their faith and identity and not just use them for the economic contribution. Their role will become more strong if they are able to participate more in the five tasks of the Church. This article attempts to review the history, the hybridity, and the chance of empowerment for the Chinese in the Church.

Keywords


Katolik-Tionghoa, Semarang, kebudayaan, masyarakat, iman, liturgi, pewartaan.

References


DAFTAR RUJUKAN

Aleksov, Bojan. “Adamant and Treacherous; Serbian Historians on Religious Conversions”, dalam Converting Cul-tures; Religion, Ideology, and Trans-formations of Modernity, Dennis Washburn and A. Kevin Reinhart. Leiden: Brill, 2010. 83-86.

Anderson, Carl. A Civilization of Love: What Every Catholic Can Do to Transform the World. New York: Harpercollins Publishers, 2009.

Bhabha, Hokmi K. The Location of Culture. Routledge: London, 1994.

Cahyadi, Krispurwana. Benediktus XVI. Yogyakarta: Kanisius, 2010.

Dister, Nico Syukur. Teologi Sistematika 2: Ekonomi Keselamatan. Yogyakarta: Kanisius, 2004.

Dokumen Sidang Konsili Vatikan II, diter-je-mahkan oleh R. Hardawiryana, SJ, Jakarta: Dokpen KWI-Obor, 2004.

Ekopriyono, Adi. The Spirit of Pluralism: Menggali Nilai-nilai Kehidupan, Mencari Kearifan. Jakarta: Gremedia, 2005.

Gondomono. Manusia dan Kebudayaan Han. Jakarta: Penerbit Kompas, 2013.

Heryanto, Ariel. “Kewarganegaraan dan Etnis Cina dalam Dua Film Indonesia Paska-1998”, dalam Budaya Populer di Indonesia, ed. Ariel Heryanto. Yogyakarta: Jalasutra, 2012. 110-113.

Heuken, A. Ensiklopedi Gereja. Jakarta: Yayasan Cipta Loka Caraka, 2005.

http://jateng.tribunnews.com/2015/04/22/waduh-90-hari-terjadi-900-kasus-kriminal-di-kota-semarang diakses tanggal 28 Oktober 2017.

http://www.katolisitas.org/tentang-penghormatan-kepada-leluhur/ diakes tanggal 1 April 2017.

http://web.budaya-tionghoa.net/index.php/item/325-mengenal-ciswak-1 diakses tanggal 3 Juli 2017.Jakobs, Tom. Paham Allah, Yogyakarta: Kanisius, 2002.

Kuortti, Joel dan Jopi Nyman. “Introduction: Hybrity Today’, dalam Reconstructing Hybridity; Post-Colonial Studies in Transition, ed. Joel Kuortti dan Jopi Neyman. Amsterdam: Rodopi B.V., 2007. 2-6.

Maryanto, Ernest. Kamus Liturgi Sederhana. Yogyakarta: Kanisius, 2009.

Martasudjita, E. Pengantar Liturgi; Makna, Sejarah dan Teologi Liturgi. Yogya-karta: Kanisius, 2006.

Menamparampil, Thomas. “Nilai-Nilai Asia bagi Bangsa Manusia”, dalam Menerobos Batas - Merobohkan Prasangka, eds. Budi Kleden, Paul dan Robert Mirsel, Maumere: Penerbit Ledarero, 2011, 41-43.

Naif, Octavianus. “Kultur: Cara Spesifik Berada dari Ada”, dalam Dialog Antara Iman Dan Budaya. Komisi Teologi KWI. Yogyakarta: Komisi Teologi KWI bekerjasama dengan Yayasan Pustaka Nusatama, 2006. 24-46.

Nio Joe Lan, Perabadan Tionghoa: Selayang Pandang. Jakarta: KPG, 2013.

Philpott, Simon. Rethinking Indonesia; Post-colonial Theory, Authorita-rianism and Identity. London: Macmillan Press Ltd., 2000.

Pratiwo. “Mencari Semangat Zaman Arsitektur Cina di Indonesia Masa Kini,” dalam Masa Lalu dalam Masa Kini; Arsitektur Indonesia, ed. Peter J.M. Nas. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2009. 100-103.

Reitan, Eric. Is God A Delusion; A Reply to Religion’s Cultured Desires. West Sussex: Wiley-Blackwell, 2009.

Riyanto, Armada E. Dialog Interreligius; Historisitas, Tesis, Pergumulan, Wajah. Yogyakarta: Kanisius, 2010.

Schreiter, Robert J. Rancang Bangun Teologi Lokal. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2006.

Sudhiarsa, Raymundus. “Iman dan Budaya dalam Agenda Misi Gereja,” dalam Dialog Antara Iman dan Budaya, Komisi Teologi Konferensi Waligereja Indo-nesia, Jakarta: Komisi Teologi Konfe-rensi Waligereja Indonesia dan Yayasan Pustaka Nusatama, 2006. 123.

Woga, Edmund. Misi, Misiologi dan Evangelisasi di Indonesia. Yogyakarta: Kanisius, 2009.

Widipranoto, M. Nur. “Communio dan Sakramentalitas Gereja: Oase di Tengah Arus Pendangkalan Hidup,” dalam Agiornamento; Pembaruan Hidup Gereja dalam Terang Konsili Vatikan II, ed. Dewan Karya Pastoral Keuskupan Agung Semarang. Yogyakarta: Kanisius, 2013. 38-40.

Yohanes Paulus II, Gereja di Asia: Anjuran Apostolik Sinodal, New Delhi 6 September 1999, diterjemahkan oleh R. Hardawiryana, Jakarta: Dokpen KWI-Mardi Yuana, 2000.


Full Text: PDF (Bahasa Indonesia)

DOI: 10.24071/jt.v7i1.1203

Refbacks

  • There are currently no refbacks.