Ritual Mantunu Tedong dalam Pusaran Ideologi Adat, Agama dan Kapitalisme

Pangrante Frans

Sari


Mantunu tedong yang dilakukan oleh orang Toraja pada masa kini dibentuk oleh berbagai macam elemen-elemen sosial yang sangat terkait dengan situasi eksistensial orang Toraja. Dari penelitian, ditemukan bahwa mantunu tedong merupakan ritual yang dipergelarkan dalam konteks adat, agama dan situasi ekonomi global mutakhir. Fokus kajian dalam penelitian ini adalah tentang ideologi-ritual dengan menggunakan konsep-konsep ideologi Althusser. Kritik ideologi Althusser dipilih peneliti karena dapat membantu untuk menguraikan dua pokok pembahasan: ideologi-ideologi yang membentuk tradisi mantunu tedong kontemporer dan cara orang Toraja memaknai tradisi tersebut. Dalam penelitian ini, peneliti berangkat dari dua pertanyaan mendasar, yaitu (1) ideologi macam apa yang membentuk tradisi mantunu tedong dalam ritual pemakaman orang Toraja kontemporer? dan (2) bagaimana orang Toraja pada masa kini memaknai tradisi mantunu tedong?


Kata Kunci


ritual, tradisi mantunu tedong, adat, ideologi dan kapitalisme

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Copyright (c) 2018 RETORIK



ISSN (edisi cetak)  1412-6931

e-ISSN (edisi elektronik) 2549-2225 

Redaksi RETORIK Jurnal Ilmu Humaniora

Program Magister Ilmu Religi dan Budaya Universitas Sanata Dharma | Mrican, Tromol Pos 29, Yogyakarta, Indonesia 55001 | Telp. +62-274-515301, 515352 ext. 1443 | e-mail: magisterirb@usd.ac.id

Rekening Bank

Bank CIMB NIAGA a.c. 287.01.00277.005 a.n. LPPM USD

(c) 2016, 2017, Jurnal RETORIK IRB-USD