STANDARDIZATION OF EXTRACT AND CHARACTERIZATION OF EMULGEL FORMULA OF LENGKUAS (Alpinia galanga (L.) Willd) RHIZOME EXTRACT

Widyasari Putranti, Novia Ariani Dewi, Lina Widiyastuti

Abstract


The lengkuas rhizome has an antifungal activity. The non-specific parameters for extracts of lengkuas rhizome need to be standardized to obtain the extracts with consistent good quality. The lengkuas rhizome extract emulgel topical preparations are easily mixed with active substances that are hydrophobic or hydrophilic. This study aims to obtain a lengkuas rhizome extract emulgel formula that has good quality and good physical properties. Extraction of lengkuas rhizome was obtained using a maceration method with 96% ethanol solvent. The extract is standardized by non-specific parameters. After that, the extract was formulated in the form of emulgel preparation with 10% concentration. The physical properties of emulgel were evaluated. The results of the study showed that the extract yield is of (14.66±0.056)%; powder drying shrinkage (8.63±0.134)%; extract water rate (5±0)%; powder total ash rate (3.24±0.017)%; and extract (1.30±0.035)%; acid-insoluble ash rate powder (2.66±0.10)%; and extract (0.87±0.031)%; extract type weight 1.01; and the physical properties of emulgel preparations were homogeneous emulgel, semisolid form, light brown color, distinctive smell of lengkuas rhizome extract, stable at 5oC and 25oC for 24 hours; pH 7; spreadability (2.45±0.03) g.cm.s-1; stickiness (8.80±0.72) seconds; o/w emulsion type; and viscosity (1.37±0.22) Pa.s. This study obtained extracts of lengkuas rhizomes that meet the requirements of non-specific parameter standardization in general and the formulation of lengkuas rhizome extract emulgel had good physical properties.



Keywords


lengkuas rhizome extract; non-specific parameter standardization; emulgel

Full Text:

PDF

References


Agustin, F.N. 2017. Penetapan Parameter Non Spesifik Ekstrak Etanol Daun Jembirit (Tabernaemontana sphaerocarpa Bl.). Skripsi, Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta.

Allen, L.V. Jr. 2002. The Art, Science, and Technology of Pharmaceutical Compounding, 2nd Edition, Washinton DC: American Pharmaceutical Association.

Anam, S., Yusran, M., Trisakti, A., Ibrahim, N., Khumaidi, A., Ramadanil, and Zubair, M.S. 2013. Standardisasi Ekstrak Etil Asetat Kayu Sanrego (Lunasia amara Blanco). Journal of Science and Technology, 2 (3), 1-8.

Ansel, H.C. 2005. Pengantar Bentuk Sediaan Farmasi, translated by Ibrahim, F., Fourth Edition, Jakarta: UI Press.

Arikumalasari, J., Dewantara, I.G.N.A., and Wijayanti, N.P.A.D. 2013. Optimasi HPMC Sebagai Gelling Agent Dalam Formula Gel Ekstrak Kulit Buah Manggis (Garcinia mangostana L.). Skripsi, Jurusan Farmasi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Udayana, Denpasar.

Depkes RI. 1986. Sediaan Galenik, Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Depkes RI. 1994. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 661/MENKES/SK/VII/1994 tentang Persyaratan Obat Tradisional, Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Depkes RI. 2000. Parameter Standar Umum Ekstrak Tumbuhan Obat, Cetakan Pertama. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Depkes RI. 2008. Farmakope Herbal Indonesia, Edisi I. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Dipahayu, D., Soeratri, W., and Agil, M. 2014. Formulasi Krim Antioksidan Ekstrak Etanol Daun Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas (L.) Lamk) Sebagai Anti Aging. Pharmaceutical Sciences and Research, 1(3), 166-179.

Dwi, H.P.S. 2017. Aktivitas Antiproliferatif Ekstrak Terstandar Lengkuas (Alpinia galanga) Berdasarkan Senyawa 1’-Asetoksi Kavikol Asetat Pada Sel Kanker Payudara Mcf7. Skripsi, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Surakarta.

Fakhrurrazi, Hakim, R.F., and Cahya, C. 2012. The inhibition response of Alpinia galanga rhizome extract 10% and Apinia purpurata rhizome extract 10% toward the growth of Candida albicans. Dental Journal, 45(2), 84-88.

Ficker C.E., Smith M.L., Susiarti S., Leamanb D.J., Irawati C., and Arnason J.T. 2003. Inhibition of human pathogenic fungi by members of Zingiberaceae used by the Kenyah (Indonesian Borneo). Journal of Ethnopharmacology, 85, 289–293.

Fitriati. 2007. Aplikasi Ekstrak Lengkuas (Alpinia galanga L. Swartz) Dalam Sabun Transparan Anti Jamur. Skripsi, Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor.

Garg, A. D., Aggarwal, S., Garg., and A, K., Sigla. 2002. Spreading Of Semisolid Formulation: An Update, Pharmaceutical Technnology, 26(9), 84-105.

Gupta, G.D., and Gaud, R.S. 2005. Release rate of tenoxicam from acrypol gels. The Indian Pharmacist, 4 (35), 69–76.

Haneefa, K., Easo, S., Hafsa, V.P., Mohanta, G., and Nayar, G. 2013. Emulgel An Advanced Review. Journal of Pharmaceutical Sciences and Research, 5(12), 254 – 258.

Haryani, Y., Muthmainah, S., and Sikumbang, S. 2013. Uji Parameter Non Spesifik dan Aktivitas Antibakteri Ekstrak Metanol dari Umbi Tanaman Dahlia (Dahlia variabilis). Jurnal Penelitian Farmasi Indonesia, 1(2), 43-46.

Hendriana, P.V. 2016. Pengaruh Konsentrasi CMC-Na Sebagai Gelling Agent dan Propilen Glikol Sebagai Humektan Terhadap Sifat Fisik dan Stabilitas Fisik Gel Ekstrak Pegagan (Centella asiatica (L.) Urban). Skripsi, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta

Hernani, Marwati, T., and Winarti, C. 2007. Pemilihan Pelarut Pada Pemurnian Ekstrak Lengkuas (Alpinia galanga) Secara Ekstraksi. Jurnal Penelitian Pascapanen Pertanian, 4(1), 1-8.

Khoerunnisa, U. 2015. Studi Farmakognosi Rimpang dan Uji Aktivitas Antimikroba Minyak Atsiri Rimpang Lengkuas (Alpinia galanga L). Skripsi, Fakultas Farmasi Universitas Airlangga Surabaya.

Kusumaningtyas, E., Sukmawati, L., and Astuti E. 2008. Penentuan golongan bercak senyawa aktif dari ekstrak n-heksan Alpinia galanga terhadap Candida albicans dengan bioautografi dan kromatografi lapis tipis. Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner, 13(4), 323-328.

Martin, A., Swarbrick, J., and Cammarata, A. 1993. Farmasi Fisik: Dasar-dasar Kimia Fisik dalam Ilmu Farmasi. UI-PRESS, Jakarta.

Naibaho, O.H., Yamlean, P.V.Y., and Wiyono, W. 2013. Pengaruh Basis Salep Terhadap Formulasi Sediaan Salep Ekstrak Daun Kemangi (Ocimum sanctum L.) Pada Kulit Punggung Kelinci Yang Dibuat Infeksi Staphylococcus aureus. Pharmacon, 2(2), 27-33.

Nugrahani, R., Andayani, Y., and Hakim, A. 2016. Skrining Fitokimia Dari Ekstrak Buah Buncis (Phaseolus vulgaris L) dalam Sediaan Serbuk. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 2, 98-100.

Pine, A.T.D., Alam, G., and Attamimi, F. 2015. Standardisasi Mutu Ekstrak Daun Gedi (Abelmoschus manihot (L.) Medik) Dan Uji Efek Antioksidan dengan Metode DPPH. Jurnal Farmasi FIK UINAM, 3(3), 111-126.

Pratama, W.A., and Zulkarnain, A.K., 2015. Uji SPF In Vitro dan Sifat Fisik Beberapa Produk Tabir Surya yang Beredar Di Pasaran. Majalah Farmaseutik, 11(1), 275-283.

Purwani, E., Retnaningtyas E., and Widowatu, D. 2012. Pengembangan Model Pengawet Alami Dari Ekstrak Lengkuas (Languas galanga), Kunyit (Curcuma domestica) Dan Jahe (Zingiber officinale) Sebagai Pengganti Formalin Pada Daging Segar. Seminar Nasional IX Pendidikan Biologi FKIP UNS, Surakarta.

Rosanti, Y.F. 2007. Penentuan Ketebalan Irisan Simplisia Rimpang Lengkuas (Languas galanga L. Stuntz) yang Kadar Minyak Atsirinya Memenuhi Standar. Skripsi, Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta.

Runadi. 2007. Isolasi dan Identifikasi Alkaloid dari Herba Komfrey (Symphytum officinale L.). Skripsi. Universitas Padjajaran Bandung.

Setyaningrum, N.L. 2013. Pengaruh Variasi Kadar Basis HPMC Dalam Sediaan Gel Ekstrak Etanolik Bunga Kembang Sepatu (Hibiscus rosa-sinensis L.) Terhadap Sifat Fisik Dan Daya Antibakteri Pada Staphylococcus aureus. Skripsi. Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta Surakarta.

Setyaningtyas, T., Riyani, K., Dwiasi, D.W., and Rahayu, E.B. 2018. Degradasi Fenol pada Limbah Cair Batik Menggunakan Reagen Fenton Dengan Sinar UV. Jurnal Kimia VALENSI, 4(1), 26-33.

Sundarim, D., and Wien, W.M. 2001. Informasi Tumbuhan Obat Sebagai Obat Antifungi. Balitbangkes: Departemen Kesehatan RI.

Suryani., Hamsidi, R., Ikawati, N., Zaeni, A., and Hasnawati. 2014. Uji Stabilitas Formula Sediaan Losio Dari Ekstrak Metanol Daun Mangkokan (Nothopanax scutellarium Merr). Medula, 2(1).

Swastika, A., Mufrod., and Purwanto. 2013. Aktivitas Antioksidan Krim Ekstrak Sari Tomat (Solanum lycopersicum L.). Traditional Medicine Journal, 18(3), 132-140.

Ulaen, S.P.J., Banne, Y., and Suatan, R.A. 2012. Pembuatan Salep Anti Jerawat Dari Ekstrak Rimpang Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb). Jurnal Ilmiah Farmasi Poltekkes Manado, 3(2), 45-49.

Vogel, A.I. 1990. Kimia Analisis Kuantitatif Organik, translated by Ir. L. Setiono and Dr. A. Hadyana Pudjaatmaka, Jakarta.

Voight, R. 1994. Buku Pelajaran Teknologi Farmasi, Edisi V, translated by Dr. Soendani Noerono, Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Yenti, R., Ria, A., and Siti, Q. 2014. Formulasi Emulgel Ekstrak Etanol Daun Dewa (Gynura Pseudochina (L.) Dc) Untuk Pengobatan Nyeri Sendi Terhadap Tikus Putih Jantan. Prosiding Seminar Nasional dan Workshop “Perkembangan Terkini Sains Farmasi dan Klinik IV” Padang, 56-63.

Young, A. 2002. Practical Cosmetic Science. London: Mills and Boon Limited.

Zainab., Gunanti, F.,Witasari, H.A., Edityaningrum, C.A., Mustofa., and Murrukmihadi, M. 2016. Penetapan Parameter Standarisasi Non Spesifik Ekstrak Etanol Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.), Prosiding Rakernas dan Pertemuan Ilmiah Tahunan Ikatan Apoteker Indonesia, e-ISSN : 2541-0474.




DOI: http://dx.doi.org/10.24071/jpsc.1521612

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Jurnal Farmasi Sains dan Komunitas (Journal of Pharmaceutical Sciences and Community)

 

 

 

 

 

 

 

                                

 

Jurnal Farmasi Sains dan Komunitas (Journal of Pharmaceutical Sciences and Community)

Published by Faculty of Pharmacy, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta

Creative Commons Licence
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Web Analytics JPSC Stats